Monday, January 3, 2011

#9 Dear Romo..

Dear Romo..

Saat Yuni mengetik surat ini, Romo sedang di dalam perjalanan menuju Medan. Serasa masih belum percaya kalau nanti siang kita sudah sepakat untuk bertemu melepas rindu yang panjang. Yuni sudah tidak sabar ingin menjambak rambut gondrongmu, Romo.

Di telinga ini yang terdengar hanyalah riuh detik jam yang seakan-akan ingin menikam Yuni karena rindu yang terus bergejolak ingin disambut oleh senyumnya Romo. Bagaimana ya senyumnya Yuni besok? Yuni yakin pasti senyum Yuni seperti anak TK lima tahun seperti yang sering Romo katakan kepada Yuni.

Yuni tak punya kata-kata lagi. Hanya kegilaan satu per satu yang semakin menggila karena menanti Romo.

 -----------------------------------


Ah, Romo. Ada sekelebat yang baru saja lewat di dapur.  


 

No comments:

Post a Comment

Blog Archive